Putraindonews.com, Jakarta – Konflik di Timur Tengah terus bergejolak. Perang di kawasan ini terus memanas pasca perang Israel di Gaza dan ketegangan Iran-AS yang berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Dinamika perang terabru kembali meluas sehingga melibatkan kelompok Houthi di Yaman dengan Arab Saudi.
Baca JugaMalaysia Siap Bawa Masalah Karhutla Indonesia di Forum ASEANPada Selasa malam (14/10/2026), sebuah gedung administrasi milik Aramco di Dhahran, Arab Saudi timur, dilaporkan mendapat serangan dan terbakar.
Di hari yang sama, militer Saudi berhasil mencegat beberapa rudal Houthi. Serpihannya jatuh di Riyadh dan melukai 4 orang serta merusak 15 rumah.
Baca JugaPresiden Trump Minta Zelensky Mundur sebagai Presiden UkrainaSebagai balasan, koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang fasilitas minyak di Yaman barat yang diduga digunakan Houthi untuk perang dan mengganggu jalur kapal di Laut Merah. Red/HS