Putraindonews.com, Jakarta – Pusat Komando Militer Amerika Serikat (CENTCOM) memberikan pernyataan terkait penggunaan jet pengebom B-2 dalam misi penghancuran fasilitas rudal balistik Iran pada Minggu (1/3).
CENTCOM melalui akun X, menyebutkan bahwa jet bomber membawa bom 907 kilogram selama operasi, dikutip dari Middle East Monitor.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari LagiIni menandakan AS sudah kedua kalinya menggunakan jet bomber B-2 setelah sebelumnya pada Juni tahun lalu AS menghancurkan fasilitas nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan dengan menggunakan jet tersebut.
"Amerika kini memiliki militer terkuat di dunia, dan IRGC tidak lagi memiliki markas besar," demikian pernyataan CENTCOM dikutip dari AFP, Senin (2/3) dini hari WIB.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden BrasilPernyataan itu pun diunggah CENTCOM via akun resmi X-nya. Dalam pernyataan itu, CENTCOM menyertakan video rudal yang ditembakkan dari kapal perang AS, kemudian menghancurkan kompleks di tengah kota. Red/HS