Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Atasi Kebakaran di TPST Sari Mukti, BNPB Terjunkan Heli Water Bombing

S Samsuddin • 25 Aug 2023 • 0 komentar
Atasi Kebakaran di TPST Sari Mukti, BNPB Terjunkan Heli Water Bombing

Putraindonews.com - Jakarta | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerjunkan satu unit heli water bombing guna memadamkan kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sari Mukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (25/8).

"Menindaklanjuti permintaan dari Gubernur Jawa Barat, hari ini satu unit heli water bombing BNPB sedang persiapan untuk melakukan pemadaman api dari udara di TPST Sari Mukti, Kabupaten Bandung Barat," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya disiarkan di Jakarta.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Selain itu, Abdul mengatakan curah hujan yang sangat rendah juga memicu bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jabar.

Sebanyak 15 wilayah administrasi kabupaten atau kota mengalami karhutla. Teridentifikasi 39 kecamatan yang tersebar di 15 kabupaten terdampak karhula dari 1 Januari hingga 23 Agustus 2023.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi Jawa Barat, kelima belas wilayah terdampak kebakaran, yaitu Kabupaten Karawang, Purwakarta, Subang, Bogor, Sumedang, Majalengka, Bandung Barat, Cirebon, Kuningan, Garut, Bandung. Sedangkan wilayah kota, daerah terdampak mencakup Kota Sukabumi, Cimahi, Bandung dan Bogor.

Kerugian dampak kebakaran tercatat lahan pertanian seluas 156 hektar.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

"Menyikapi potensi bahaya karhutla, pihak BPBD Provinsi telah melakukan koordinasi dengan BPBD se-kabupaten dan kota di wilayahnya. Koordinasi juga dilakukan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, khususnya menyangkut antisipasi kerugian lahan warga," ujar Abdul. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait