Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Banjir Bandang, BPBD Kabupaten Klunkung Bali Lakukan Penanganan Darurat

S Samsuddin • 13 Dec 2021 • 0 komentar
Banjir Bandang, BPBD Kabupaten Klunkung Bali Lakukan Penanganan Darurat

***

Putraindonews.com – Bali | Banjir bandang terjadi di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, pada Senin dini hari tadi (13/12), sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Peristiwa ini berlangsung setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sehingga derasnya air menjebol tanggul di Desa Sakti dan Desa Lembongan.

Merespons insiden ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung segera melakukan langkah-langkah penanggulangan bencana.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

BPBD bersama dengan organisasi perangkat daerah lainnya, TNI dan Polri melakukan pembukaan akses jalan yang tertutup material banjir bandang. Alat berat diturunkan untuk pembersihan sampah dan lumpur. Masyarakat setempat turut membantu petugas di lokasi terdampak.

Selain itu, BPBD melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait di kecamatan maupun desa.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Pihak BPBD masih terus melakukan pendataan dalam belum merilis data terdampak hingga saat ini.

Banjir bandang ini menerjang enam desa di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Keenam desa terdampak, yaitu Desa Sauna, Batununggul, Kutampi Kaler, Ped, Sakti dan Lembongan.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Paska kejadian, petugas BPBD masih bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi banjir di wilayah terdampak.

Esok (14/12) hingga lusa (15/12), prakiraan cuaca di Kecamatan Nusa Penida berpeluang hujan ringan. Berdasarkan kajian bahaya inaRISK, kabupaten ini tidak memiliki potensi bahaya banjir bandang.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Dengan adanya peristiwa dini hari tadi, pemerintah dan masyarakat diimbau waspada dan siap siaga.

Terlebih dalam menghadapi puncak musim hujan pada Januari 2021 hingga Februari tahun depan. Red/Ben

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla ***

Bagikan berita:

Berita Terkait