***
Putraindonews.com - Jakarta | Indonesia memang terkenal rawan bencana alam. Setiap tahun bencana selalu melanda hampir setiap daerah.
Demikian halnya dengan bencana yang terjadi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, sekitar 60 rumah warga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang berujung pada bencana alam selama 2022.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online“Ada 60 rumah warga yang mengalami rusak sedang, rusak ringan, dan berat selama tahun 2022. Mayoritas karena cuaca ekstrem baik hujan deras disertai angin maupun longsor,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Eka Wahyudi, dilansir dari Kompas, Rabu (4/1).
Pihaknya menambahkan, kebanyakan rumah warga mengalami kerusakan disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang serta karena bencana tanah longsor.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatTidak hanya itu, bencana longsor juga terjadi sebanyak 22 kali sepanjang tahun 2022. Adapun, wilayah paling terdampak longsor, menurutnya, berada di kawasan kaki Gunung Lawu seperti di Kecamatan Plaosan, Kecamatan Poncol dan Kecamatan Parang.
“Terjadi antara Oktober hingga Desember 2022,” cetusnya.
BPBD Kabupaten Magetan pun mengimbau kepada warga utamanya yang mendiami kawasan rawan longsor agar tetap waspada.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Kami tetap mengimbau warga terutama di kawasan yang rawan longsor untuk waspada karena ini masih musim hujan,” pungkasnnya. Red/HS
***