Putraindonews.com, Jakarta – Langkah pemecatan dilakukan terhadap sejumlah petinggi media militer, Stars and Stripes setelah kedua media yang didanai oleh pembayar pajak Amerika Serikat (AS) itu diduga memberitakan kondisi buruk di atas kapal induk USS Abraham Lincoln.
Keputusan itu terjadi setelah para bos media itu secara terbuka mengkritik apa yang mereka sebut sebagai campur tangan pemerintah dalam kebijakan redaksional.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Kabar buruk tersebut pertama kali diterbitkan selama Perang Saudara AS pada tahun 1861, surat kabar ini telah menjadi wadah aspirasi bagi pasukan Amerika dan menjangkau sekitar 1,4 juta pembaca setiap harinya, baik secara online maupun melalui edisi cetak di luar negeri.
Konon, walaupun media tersebut berafiliasi dengan Angkatan Bersenjata AS dan sebagian dananya berasal dari Pentagon, koran ini secara hukum diwajibkan untuk menjaga independensi redaksi. Red/HS
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China