Putraindonews.com - Denpasar | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca mulai 9-11 April 2023.
BMKG merinci cuaca selama periode itu diperkirakan berpotensi hujan ringan-sedang dengan kecepatan angin dari barat daya-barat dengan kisaran kecepatan 4-25 knot atau 7 hingga 46 kilometer per jam.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatAda pun ketinggian gelombang di perairan selatan Bali diperkirakan berada pada kisaran 0,5-4 meter dan di utara Bali berkisar 0,5 hingga 1,5 meter.
“Angin umumnya bertiup dari arah barat daya-barat,” kata Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Sabtu (8/4).
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatBMKG mencatat kondisi cuaca itu disebabkan oleh labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif skala lokal di Bali, kemudian adanya daerah pertemuan angin di sekitar wilayah Bali yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan konventif penyebab terjadinya hujan.
Selain itu, suhu muka laut di sekitar Bali umumnya berkisar 28-30 derajat celcius yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan dan massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga 850 milibar atau 1.500 meter.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanBerdasarkan data Pusat Meteorologi Maritim BMKG, kondisi angin dan gelombang laut yang berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar yakni kepada perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaSelanjutnya, kapal ukuran besar seperti kargo atau kapal pesiar apabila kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat termasuk nelayan dan pelaku wisata bahari untuk mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi mencapai hingga empat meter di perairan selatan Bali. Red/Nov
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang