Putraindonews.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprakirakan peralihan dari musim hujan ke musim kemarau bakal berlangsung lebih cepat. Peralihan ini akan berlangsung secara bertahap pada akhir Maret hingga April 2026.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan bahwa awal musim kemarau tahun ini diprediksi datang lebih cepat dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSaat ini, wilayah DKI Jakarta mulai memasuki fase peralihan musim atau pancaroba. Fenomena ini ditandai dengan perubahan pola cuaca yang cukup kontras, yakni udara terasa lebih terik pada pagi hingga siang hari, diikuti dengan potensi hujan pada siang hingga sore hari.
BMKG mencatat adanya fluktuasi cuaca yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada 10 Maret 2026, curah hujan di Jakarta Selatan mencapai 40 mm/hari, sementara pada 11 Maret 2026, wilayah Jakarta Timur mencatat curah hujan sebesar 18,8 mm/hari.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaPola hujan yang terbatas pada durasi siang hingga sore hari menjadi indikator utama masa peralihan musim. Red/HS