Putraindonews.com, Jakarta – Banyak yang memprediksi bahwa dunia perlahan sedang menuju Perang Dunia Ketiga (The Third World War).
Setidaknya, sejumlah gejala awal menjadi indikasi kuat akan terjadinya perang akbar yang bakal meluluhlantakkan dunia dalam hitungan detik itu.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari LagiNamun, tidak seperti banyak pengamat yang mengatakan perang tersebut baru mulai menunjukkan tanda-tanda awal, CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon justru menilai perang itu sudah berjalan.
Pernyataan itu sempat disampaikan pada Oktober 2024 lalu, dengan memperingatkan bahwa perang dan proliferasi nuklir merupakan ancaman luar biasa, bahkan lebih besar dibandingkan perubahan iklim.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden BrasilDalam forum tahunan Institute of International Finance di Washington, D.C., Dimon menilai potensi konflik antara negara-negara Barat dengan China, Rusia, Iran, atau Korea Utara jauh lebih mengkhawatirkan dibandingkan ketidakstabilan pasar keuangan global.
Untuk itu, pihaknya menyebut JPMorgan Chase telah menyusun berbagai skenario ekstrem untuk menghadapi kemungkinan konflik global yang destruktif itu. Red/HS
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main Judi