Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Cegah Lonjakan Inflasi Akibat Kenaikan BBM Forkopimda Kalbar Gelar Focus Group Discussion

S Samsuddin 07 Sep 2022 0 komentar
Cegah Lonjakan Inflasi Akibat Kenaikan BBM Forkopimda Kalbar Gelar Focus Group Discussion

***

Putraindonews.com - Pontianak | Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) antara Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat bersama Masyarakat dan Mahasiswa yang dilaksanakan di Hotel Mercure Pontianak pada hari Selasa (6 September 2022).

Dalam sambutan yang disampaikan, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., mengatakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pasti ada dampaknya, seperti transportasi umum yang berpengaruh pada harga dan dapat menyebabkan masalah inflasi dan sebagainya.

Baca JugaHeboh! Warna Air Kolam Gunung Sindur Tiba-Tiba Berubah Jadi Merah

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah menyiasati hal itu dengan melakukan 2 hal.

Pertama, menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat yang betul-betul tidak mampu. Kedua, kami melakukan operasi pasar dan selalu mengikuti komponen yang harganya naik dalam menghitung inflasi," terang H. Sutarmidji.

Baca JugaKapolri Dorong Polwan Kompetitif di Ajang IAWP yang Diikuti 43 Negara

Tujuan digelarnya operasi pasar di kecamatan yang ada di Kalbar adalah untuk mencegah terjadinya lonjakan inflasi dan tingginya harga pangan.

"Itu yang kami lakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan inflasi.

Baca JugaDukcapil Kota Blitar Rebranding Dari Pelayanan Adminduk Menjadi Garda Depan Perlindungan Sosial

Alhamdulillah, hingga Kalbar sampai hari ini termasuk daerah dengan inflasi kategori rendah," jelasnya lagi.

Selain itu, Pertamina diminta untuk tetap stabil dalam pendistribusian, terutama pada komponen yang sering menjadi penyumbang kenaikan harga di pasaran seperti Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Baca JugaPresiden Prabowo Teriak Free Palestine di Resepsi Pondok Gontor

"Saya menyarankan agar pendistribusian LPG 3 Kg langsung ke BUMDes. Jadi, harus tersedia di desa-desa. Kalau ada kelangkaan LPG di satu desa, kita bisa langsung tunjuk pemasaran di desa itu. Sehingga, hal ini memudahkan pengangkutan jika pemerintah mengadakan subsidi," jelas Gubernur Kalbar.

Senada dengan hal itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Suryanbodo Asmoro mengatakan terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jajaranya selalu memantau antrian BBM terutama di SPBU serta menindak tegas jika ditemukan Pengelola atau oknum nakal yang menimbun BBM.

Baca JugaWacana ‘Black September’ Kembali Ramai di Publik

“Kita lakukan patroli dan memantau terus antrian BBM terutama di SPBU sehingga terjaga Harkamtibmas yang kondusif disaat kenaikan BBM saat ini, dan saya pastikan akan tindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran,” tegas Kapolda.

Selain itu bagi masyarakat yang ingin berunjuk rasa Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Suryanbodo Asmoro mempersilahkan, asalkan tertib dan tidak mengganggu masyarakat umum. Red/HS

Baca JugaPemilik UMKM Mengaku Dipalak Sejuta per Hari di Jogja ***

Bagikan berita:

Berita Terkait