Putraindonews.com, Jakarta – Sejumlah bandara terkena dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang membuat sistem layanan terganggung.
Bandar Udara Soekarno-Hatta (CGK), Halim Perdanakusuma (HLP), hingga Husein Sastranegara, Bandung (BDO) beserta empat bandar udara lainnya dinyatakan masih berstatus closed akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineInformasi terbaru menyebutkan bahwa, periode penutupan ketujuh bandar udara tersebut diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.
Berikut daftar 7 bandara yang masih berstatus closed tersebut yaitu:
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatBandar Udara Soekarno-Hatta (CGK), status CLOSED, mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP), status CLOSED, mulai pukul 08.16 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatBandar Udara Radin Inten II, Lampung (TKG), status CLOSED, mulai pukul 08.20 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Bandar Udara Budiarto, Curug (RTO), status CLOSED, mulai pukul 08.30 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanBandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO), status CLOSED, mulai pukul 08.32 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Bandar Udara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP), status CLOSED, mulai pukul 08.35 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaBandar Udara Pondok Cabe (PCB), status CLOSED, mulai pukul 08.37 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB. Red/HS