Putraindonews.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan tujuan pemerintah mengakuisisi saham sebagian aplikator ojek online (ojol), salah satunya untuk menurunkan potongan komisi kepada pengendara ojol dari 10-20 persen menjadi delapan persen.
Pembelian saham ojol tersebut dilakukan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineMenurut Dasco, langkah tersebut akan memberi pengaruh terhadap kebijakan aplikator ojol lewat penyesuaian secara perlahan dan pasti.
"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10 persen ini sehingga aplikator hanya akan mengambil delapan persen dari yang dikumpulkan," ungkap Dasco saat menerima audiensi aliansi serikat buruh di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (1/5).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatSelanjutnya, kata dia, terkait pembahasan status hubungan kerja bagi pengendara ojol dengan mitra, masih dalam tahap disimulasikan.
Kendati begitu, ia memastikan organisasi-organisasi pengendara ojol akan dilibatkan dalam penentuan kebijakan itu. Red/HS
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat