Putraindonews.com, Jakarta - Kondisi dunia usaha tanah air sedang mengalami pukulan dahsyat usai Presiden Donald Trump memberlakukan kebijakan kenaikan 32 persen untuk produk Indonesia.
Kebijakan ini tentu saja menjadi kabar buruk bagi pelaku usaha, menimbang harga barang akan mengalami kenaikan mengikuti kenaikan tarif yang ada.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineMencermati situasi ini, Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia meminta kepada pemerintah untuk mengambil langkah-langkah tepat mendukung dunia usaha dalam negeri.
"Memang ini bakal menjadi mimpi buruk bagi pelaku bisnis dalam negeri. Semua pasti ikut terdampak," kata Yakub di Bilangan, Jakarta, Jumat (4/4).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatYakub memang mengaku telah memprediksi kemungkinan terburuk ini beberapa waktu lalu pasca Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS untuk kedua kalinya.
Prediksi Yakub itu termuat dalam tulisannya yang berjudul, "Dunia Pasca Presiden Donald Trump Dilantik" https://putraindonews.com/opini/dunia-pasca-presiden-donald-trump-dilantik/
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatDalam pandangannya, Donald Trump diperkirakan akan mengambil serangkaian keputusan yang merepotkan masyarakat global.
Terbukti, kata dia, saat ini, negeri Paman Sam di bawah kepemimpinan Trump memunculkan sejumlah kebijakan kontroversial dan kini dampaknya sudah mulai terasa.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan"Jadi, situasi ini sudah saya prediksi jauh hari, dan nyatanya tidak meleset," ujarnya.
Kendati begitu, dirinya percaya bahwa semua pasti ada solusinya.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla"Tinggal, apakah kita hanya tinggal diam menerima kabar buruk ini, atau berdiri tegak mencari solusi terbaik," pungkasnya. Red/HS