Putraindonews.com - Sumba Barat | Menggunakan tas khas motif sumba merupakan kebijakan kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma sebagai upaya untuk mendukung perekonomian masyarakat di wilayah NTT.
Menindaklanjuti kebijakan Kapollda NTT, Polres Sumba Barat bergegas untuk menggunakan tas dari kain tenun motif sumba.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaAKBP Anak Agung Gde Anom Wirata mengatakan “Kebijakan Kapolda NTT adalah mewajibkan seluruh personel Polda dan Polres jajaran untuk menggunakan tas dari kain tenun motif sumba, tujuan dari kebijakan ini adalah agar produk khas NTT terus dikenal luas sekaligus membantu pelaku usaha UMKM di nusa tenggara timur”, ucapnya, Rabu (15/3).
Tas yang digunakan beragam jenisnya, baik kain tenun motif dari berbagai daerah di NTT maupun maupun dari bahan anyaman daun lontar. Kapolres sendiri menggunakan tas dari kain tenun motif khas sumba.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangKapolres merasa senang dengan kebijakan kapolda NTT “bangga menggunakan produk lokal, dengan begini kita bisa membantu mempromosikan kebudayaan daerah serta membantu ekonomi rakyat” tandas kapolres. Red/HS
***