Putraindonews.com - Sentani | Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Jayapura, Papua optimistis bahwa Festival Danau Sentani (FDS) 2023 menjadi momen pemulihan ekonomi masyarakat.
Kepala Disparekraf Jayapura Ted Mokay, di Sentani, Senin, mengatakan bahwa pelaksanaan FDS berlangsung pada 7-9 Juli 2023.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online“Beberapa tahun terakhir kami tidak dapat melaksanakan FDS karena pandemi COVID-19, pada masa itu sektor pariwisata sangat terdampak,” katanya, Senin (26/6).
Menurut Ted, 2023 merupakan tahun pemulihan ekonomi bagi negara dan secara khusus di Kabupaten Jayapura pada sektor pariwisata.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat“FDS sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Jayapura, dan tahun ini kami mendorong pangan lokal menjadi fokus tema kita,” ujarnya.
Dia menjelaskan tema FDS 2023, yakni Sagu Adalah Hidup Ku, dengan tujuan fokus mengangkat kembali pangan lokal Kabupaten Jayapura.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Sagu sebagai pangan lokal utama memiliki filosofi sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura,” katanya.
Dia menambahkan sagu sebagai komoditas pangan lokal dapat menghasilkan beraneka ragam kuliner, seperti sagu bakar, papeda, jamur sagu, ulat sagu, dan masih banyak produk turunan dari bahan dasar sagu.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan“Produk turunan dari sagu yakni es krim sagu, puding sagu, kue sagu, dan masih ada beberapa macam olahan berbahan dasar sagu,” tandasnya. Red/RP