Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Diterjang Banjir, Sebanyak 105 Warga Kota Pekalongan Mengungsi ke Tempat Aman

S Samsuddin • 06 Feb 2022 • 0 komentar
Diterjang Banjir, Sebanyak 105 Warga Kota Pekalongan Mengungsi ke Tempat Aman

***

Putraindonews.com - Pekalongan | Banjir yang terjadi di wilayah Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, mengakibatkan 105 warga mengungsi ke tempat aman. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (5/2), pukul 21.00 WIB.

Warga yang mengungsi merupakan penduduk Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan. Mereka mengungsi di dua titik aman, yaitu sebanyak 86 jiwa di TPQ Al Hikmah, sedangkan sisanya di aula kelurahan.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan dan unsur terkati telah memberikan pelayanan dasar di tempat pengungsian, seperti kesehatan dan makanan.

Saat terjadi banjir, petugas BPBD bersama TNI dan Polri melakukan evakuasi warga menuju tempat pengungsian tersebut.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Di samping itu, BPBD bersama organisasi perangkat daerah lainnya juga melakukan perbaikan tanggul darurat.

Identifikasi personel di lapangan, tanggul di sekitar Sungai Bremi yang jebol. Menurut laporan BPBD Kota Pekalongan, banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan kota pada Sabtu malam sehingga debit air sungai setempat meluap.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Petugas di lapangan melakukan pembersihan sampah yang terbawa banjir maupun saluran air atau drainase di wilayah kota. Tak hanya itu, petugas gabungan membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang sungai.

Laporan sore ini (6/2), sekitar pukul 15.00 WIB, wilayah terdampak masih terjadi hujan dengan intensitas ringan. Petugas BPBD masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Kota Pekalongan termasuk wilayah dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Menurut kajian inaRISK, sebanyak empat kecamatan berada pada wilayah dengan potensi bahaya tersebut.

Sementara itu, prakiraan cuaca esok hari (7/2) Kota Pekalongan masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan. BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, khususnya di puncak musim hujan di bulan Februari ini. Red/Ben

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla ***

Bagikan berita:

Berita Terkait