Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

DKI Jalin Kerja Sama Sediakan Makanan Khusus Balita Korban Kebakaran Depo Pertamina

S Samsuddin • 04 Mar 2023 • 0 komentar
DKI Jalin Kerja Sama Sediakan Makanan Khusus Balita Korban Kebakaran Depo Pertamina

***

Putraindonews.com - Jakarta | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menjalin kerja sama berbagai pihak untuk menyediakan makanan khusus balita yang berada di tenda-tenda pengungsian korban kebakaran pipa BBM di Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta Utara.

Bantuan makanan diprioritaskan khusus bagi bayi atau di bawah usia lima tahun (balita) bagi pengungsi korban.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Kami prioritaskan bantuan untuk para penyintas yang masih bayi dan balita, yaitu berupa bantuan makanan," kata Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono di salah satu posko pengungsian di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasela, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Sabtu.

Menurutnya, pengungsi balita membutuhkan makanan khusus, sedangkan makanan untuk usia dewasa sudah tersedia di dapur umum.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Sedangkan, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara juga menyiapkan makanan cepat saji di dapur umum di Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Sebanyak 62 petugas dikerahkan untuk membantu pembuatan makanan cepat saji sebanyak 2.600 kotak makanan siap saji akan diberikan tiga kali sehari selama tiga hari mendatang.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Selain dapur umum, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara juga mendistribusikan 20 lembar terpal, 19 lembar matras, 100 selimut, 60 dus biskuit, dan tiga tenda.

"Semua kebutuhan sudah tersalurkan. Terkait sanitasi sudah ada di puskesmas, GOR, rumah warga, dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup. Kami sediakan kamar mandi, toilet. Nanti juga nambah lagi toilet dari Dinas Lingkungan Hidup," ucapnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Djuaeni menambahkan terdapat sepuluh lokasi pengungsian sementara yang telah disiapkan untuk menampung warga yang rumahnya terdampak kebakaran pipa.

Ia mendata sekitar 1.369 jiwa pengungsi yakni dewasa, anak-anak, dan balita. Lokasi pengungsian yang disediakan yaitu Kantor PMI Jakarta Utara, Kantor Kelurahan Rawa Badak Utara, Masjid Assholihin Walang, RPTRA Rasela, Masjid Al Quroma RW 03 Rawa Badak Selatan.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Kemudian, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan, Masjid Al Muhajirin RW 07, SD IT Gema Insan Mandiri, Gedung Golkar, dan Kantor Sudin Ketenagakerjaan dan Energi Jakarta Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Sabtu pukul 09.00 WIB, tercatat 49 jiwa sedang menjalani penanganan tim medis di lima rumah sakit, yakni RS Pelabuhan sebanyak lima orang, RS Tugu Koja (10), RS Mulyasari (15), RS Koja (13), serta RS Firdaus (6).

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Sementara itu, berdasarkan data BPBD DKI menyebutkan korban meninggal sebanyak 17 jiwa, terdiri dari 15 dewasa dan 2 anak-anak. Red/HS

***

Bagikan berita:

Berita Terkait