Putraindonews.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpotensi dilengserkan. Hal itu dinyatakan oleh Ketua DPR AS, Mike Johnson.
Ia memberikan peringatan serius kepada para pendukung Partai Republik bahwa Presiden Donald Trump berisiko menghadapi pemakzulan (impeachment) ketiga jika mereka kehilangan kursi mayoritas di DPR pada Pemilu Sela 2026 mendatang.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari LagiBerbicara dalam konferensi Turning Point USA's America Fest, Minggu waktu setempat, politisi asal Louisiana itu menekankan bahwa kelompok sayap kiri radikal akan segera bergerak untuk melengserkan Trump begitu mereka memegang kendali kekuasaan di parlemen.
"Jika kita kehilangan mayoritas di DPR, kelompok kiri radikal, seperti yang sudah kalian dengar, akan melengserkan Presiden Trump," katanya dikutip Newsweek, Selasa (23/12).
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil"Mereka akan menciptakan kekacauan total. Kita tidak boleh membiarkan hal itu terjadi," tandas Johnson.
Pernyataan Johnson ini diperkuat oleh Sekretaris Pers Nasional Komite Nasional Republik (RNC), Kiersten Pels.
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main JudiPihaknya menilai bahwa agenda utama Partai Demokrat jika kembali berkuasa bukanlah soal menekan biaya hidup atau mengamankan perbatasan, melainkan meluncurkan "perang pemakzulan partisan" terhadap administrasi Trump.
"Jika Demokrat mengambil kembali Kongres, warga Amerika bisa mengharapkan adanya hambatan, pemakzulan, dan penutupan pemerintahan (government shutdown) daripada jalanan yang lebih aman dan harga-harga yang lebih rendah seperti yang mereka pilih tahun lalu," ujar Pels. Red/HS
Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame