Putraindonews.com, Jakarta – Dua kapal milik Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) mengalami insiden tabrakan di Laut Karibia pada hari Kamis waktu setempat.
Kedua kapal sebelumnya dikerahkan misi pengerahan kekuatan militer besar-besaran pemerintahan Presiden Donald Trump sejak operasi militer terhadap Venezuela dimulai beberapa bulan lalu. Operasi itu berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Imbas dari kecelakaan tersebut, menurut Komando Selatan (SOUTHCOM) Amerika dua tentara ikut terluka.
Dua kapal yang bertabrakan adalah kapal perusak USS Truxtun dan kapal pasokan USNS Supply. Tabrakan terjadi saat kapal perang USS Truxtun sedang mengambil muatan pasokan baru.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaManuver tersebut biasanya melibatkan kapal-kapal yang berlayar sejajar, biasanya dalam jarak ratusan kaki, sementara bahan bakar dan perbekalan dipindahkan melintasi celah melalui selang dan kabel. Pernyataan SOUTHCOM mengatakan dua personel melaporkan cedera ringan setelah tabrakan dan keduanya dalam kondisi stabil. Kedua kapal sekarang berlayar dengan aman. Red/HS