Putraindonews.com, Jakarta – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengutuk serangan drone milik militer Republik Islam Iran yang menyasar ke kantor Kedutaan Amerika Serikat di Riyadh.
Melalui keteranan tertulis yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri, Selasa (3/2), disebutkan bahwa Arab Saudi mengutuk serangan yang dilancarkan Iran tersebut.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari Lagi"Kerajaan Arab Saudi mengecam dan mengutuk dengan sekencang-kencangnya serangan terang-terangan Iran yang menargetkan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh," tulis pemerintah Saudi.
Mengenai hal itu, pihak Arab Saudi kembali mengingatkan bahwa negarany tidak pernah mengizinkan wilayah udara atau wilayahnya digunakan untuk menargetkan Iran.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden BrasilNamun, Iran seolah mengabaikan pernyataan tersebut dan justru berulang kali melancarkan serangan ke wilayah Saudi.
"Kerajaan menegaskan bahwa serangan pengecut dan tidak beralasan ini secara terang-terangan melanggar semua norma dan hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa 1949 dan Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik, yang memberikan kekebalan kepada gedung dan personel diplomatik, bahkan dalam situasi konflik bersenjata," lanjut keterangan tersebut. Red/HS
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main Judi