Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Erick Tohir: Butuh Nyali Untuk Bersihkan PSSI Dari Tangan Tangan Kotor !

S Samsuddin • 15 Jan 2023 • 0 komentar
Erick Tohir: Butuh Nyali Untuk Bersihkan PSSI Dari Tangan Tangan Kotor !

***

Putraindonews.com - Jakarta | Mantan Presiden Inter Milan, Erick Thohir terang-terangan menyebut butuh nyali untuk membersihkan organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dari tangan-tangan kotor.

"Sudah banyak riset dan studi soal solusi dari masalah-masalah sepak bola Indonesia. Yang dibutuhkan sekarang bukan cuma solusi, tapi nyali untuk mengeksekusi solusi-solusi tersebut," kata Erick.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Butuh nyali membenahi PSSI dari tangan kotor," tambahnya.

Ercik dikehatui telah dicalonkan komunitas sepak bola nasional untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSSI.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Kepastian dicalonkannya Erick ditandai dengan penyerahan mandat dari mayoritas pemilik suara dalam kongres luar biasa PSSI.

Setelah dicalonkan, Erick diantar komunitas sepak bola nasional untuk mengembalikan berkas pendaftaran sebagai calon ketua umum PSSI.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Erick diantar oleh lebih dari 50 pemilik suara dalam kongres. Ikut dalam rombongan itu pemilik RANS FC, Raffi Ahmad dan Atta Halilintar yang mewakili FC Bekasi City.

Menurut Erick, nyali untuk membenahi persoalan dalam persepak bolaan menjadi mutlak. Selama persoalan yang menyangkut kompetisi, pembinaan usia muda, dan disiplin masih mendera maka selama itu pula sepak bola Indonesia akan tertinggal dengan negara lain.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Dengan pengalamannya yang malang melintang di sepak bola dunia, Erick bertekad untuk menerapkan standar tinggi pada profesionalisme pada pengelolaan sepak bola nasional.

"Sudah saatnya sepak bola Indonesia naik kelas. Dengan pondasi profesionalisme, saya optimistis kita akan mampu bersaing di pentas yang lebih tinggi," tandansya. Red/HS

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla ***  

Bagikan berita:

Berita Terkait