Putraindonews.com, Tulungagung - Ketua Forum Asosiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTKN) PPPK Paruh Waktu Kabupaten Tulungagung, Candra Dian Rachman, S.Pd menegaskan poin-poin penting perjuangan sebagai follow Up RDPU GTKN PPPK Paruh Waktu di DPRD Kabupaten Tulungagung pada 11 Februari 2026 kemarin.
"Saya mewakili teman-teman guru dan tendik PPPK Paruh Waktu kabupaten Tulungagung, kami berharap kondisi pemerintahan dan kebijakan anggaran di Kabupaten Tulungagung tetap berjalan stabil dan tidak berdampak pada dunia pendidikan."
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaKami berharap program-program yang sudah masuk dalam APBD tetap dilaksanakan sesuai aturan, termasuk yang berkaitan dengan kebutuhan sekolah, kesejahteraan tenaga pendidik, serta pelayanan pendidikan bagi siswa. Serta khususnya menyegerakan terealisasinya gaji teman-teman PPPK PW guru dan tendik yang sekarang cuma 350 Ribu/ Bulan dan di ajukan menjadi 1 Juta /Bulan semoga segera terealisasi.
Guru dan tendik PPPK Paruh Waktu juga berharap tidak ada kebijakan yang merugikan tenaga PPPK paruh waktu, terutama terkait honor, jam kerja, dan kepastian keberlanjutan tugas. Serta harapan kami agar pemerintah Kab. Tulungagung tidak membuka formasi CPNS untuk guru karena masih banyak teman-teman PPPK PW yang masih belum jelas nasibnya, ujarnya Jumat (15/5).
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangSemoga seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan masyarakat, menjaga komunikasi yang baik, dan bersama-sama menciptakan kebijakan yang adil, bijaksana, serta berpihak pada dunia pendidikan.
"Poin penting perjuangan kami adalah pengawalan gaji yang dinilai tidak layak, Aspirasi di DPRD / lembaga legislatif kami minta pengawalan dari semua pihak yang peduli dengan perjuangan kami, masalah jam kerja masih ada Guru / Tendik yang belum mendapatkan jam kerja sesuai SK penempatan dan Formasi PPPK Mohon ada kepastian formasi CPNS maupun PPPK agar anggota kami bisa bertransformasi dari paruh waktu menjadi penuh waktu", pungkasnya mengakhiri statement. Red/Eko
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo