Indonesia U‑17 harus mengakui keunggulan Qatar U‑17 dengan skor akhir 2-0 pada laga Grup B Piala Asia U‑17 2026 di King Abdullah Sports City Pitch A, Jeddah. Meski tampil agresif dan menciptakan banyak peluang, Garuda Muda gagal memanfaatkan momentum dan justru kebobolan dua kali di babak kedua.
⚽ Jalannya Pertandingan
Indonesia tampil lebih berbahaya meski tidak dominan dalam penguasaan bola.
Momen terbaik datang pada menit 16, ketika Indonesia mendapat penalti.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineNamun Mathew Baker gagal mengeksekusi, membuat skor tetap imbang 0–0 hingga turun minum.
🔥 Babak Kedua
Qatar tampil lebih efektif dan memanfaatkan dua peluang emas menjadi gol yang dicetak oleh Ayokunle Tokode di menit 57 dan di menit 66 Dhiaeddine Benyatla menggandakan skor menjadi 2-0
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatIndonesia mencoba membalas melalui serangan sayap dan tembakan jarak jauh, namun penyelesaian akhir belum mampu menghasilkan gol.
📊 Statistik Akhir Indonesia U‑17
Dilansir dari flashscore.co.id inilah statistik Indonesia U-17 selama 90 menit pertandingan:
- Penguasaan bola: 40%
- Total tembakan: 19
- Tembakan ke arah gawang: 5
- Kesempatan besar: 4
- Tendangan sudut: 6
- Akurasi operan: 79% (237/301)
- Penalti: Mathew Baker gagal (16’)
Statistik menunjukkan Indonesia sebenarnya lebih agresif dan produktif dalam menciptakan peluang, namun efektivitas Qatar menjadi pembeda utama.
🧠 Analisis Singkat
- Indonesia bermain lebih progresif dan menciptakan lebih banyak peluang.
- Qatar unggul dalam efektivitas dan memanfaatkan dua momen krusial.
- Penalti gagal di babak pertama menjadi turning point yang memengaruhi arah pertandingan.
- Garuda Muda harus memperbaiki penyelesaian akhir dan konsentrasi bertahan.
🏆 Kesimpulan
Indonesia U‑17 kalah 2-0 meski tampil agresif dan dominan dalam peluang.
Hasil ini membuat posisi Indonesia di Grup B semakin berat dan membutuhkan hasil positif di laga terakhir untuk menjaga peluang lolos. Red/HS
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan