Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Gelar WCD 2024, Pemkot Tangsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Nilai Ekonomis Sampah

S Samsuddin • 28 Sep 2024 • 0 komentar
Gelar WCD 2024, Pemkot Tangsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Nilai Ekonomis Sampah

Putraindonews.com, Tangsel - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan Words Cleanup Day atau WCD pada Minggu, 22 September 2024.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wahyunoto Lukman dalam pernyataannya mengatakan bahwa permasalahan sampah dewasa ini semakin serius untuk segera dicarikan solusi.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

"Sampah kini tengah menjadi permasalahan serius yang butuh penanganan tepat," ungkap Wahyunoto, Jumat (27/9).

Untuk menyikapi permasalahan ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan nilai ekonomis sampah dengan cara mengelola sampah menjadi nilai jual.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

"Ini merupakan sebuah langkah solutif tidak hanya untuk menjaga lingkungan bersih dan sehat. Lebih dari itu, langkah ini juga sekaligus memberikan manfaat positif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat," terangnya.

Ia pun menyebut upaya mengoptimalkan nilai ekonomis sampah tengah menjadi tren dan banyak dilakukan di hampir semua daerah, tak terkecuali di Kota Tangsel.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

"Khusus di Kota Tangsel, peluang ini telah banyak dilakukan oleh masyarakat untuk mengoptimalkan pendapatan mereka. Namun, langkah ini masih belum masif sehingga butuh dorongan dan kerja sama berbagai pihak agar menjadi budaya baru," ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, Pemkot Tangsel saat ini tengah berkomitmen untuk memberdayakan setiap bank sampah yang ada di kelurahan untuk memaksimalkan peluang yang ada.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

“Kami terus berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui bank sampah dan membangun budaya positif dalam pemanfaatkan nilai ekonomis sampah,” tandasnya. [adv]

Bagikan berita:

Berita Terkait