Putraindonews.com, Jakarta – Platform layanan transportasi online berbasis aplikasi, Grab Indonesia, menepis isu yang mengatakan perusahaan akan hengkang dari Indonesia.
“Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar,” kata CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (4/6).
Baca JugaSherly Tjoanda Harapkan Apindo Malut Berdampak NyataMenurut Neneng, Indonesia merupakan negara dengan ekosistem penting bagi Grab selama lebih dari 10 tahun.
“Selama lebih dari satu dekade, Grab telah menjadi bagian dari keseharian jutaan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Baca JugaPHDI Pusat Gelar Upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura BesakihNeneng menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia.
“Komitmen ini tercermin dari kontribusi Grab terhadap sekitar 50 persen industri ride-hailing dan pengantaran online, dukungannya dalam menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta program Grab untuk Indonesia senilai lebih dari Rp100 miliar bagi mitra pengemudi,” tandasnya. Red/HS
Baca JugaKetum APINDO: UMKM Perlu Perkuat Inovasi dan Kapasitas Kepemimpinan