Putraindonews.com, Trenggalek -Lembaga Adat di desa Durenan Trenggalek Jawa Timur " Jowodipo "dibawah pimpinan Soegito Kusumo Wijoyo Mengadakan agenda budaya "Grebeg Agung Bhinneka Tunggal Ika Kirab Pusaka Agung PANCASILA", kegiatan kirab budaya yang di helar pada Minggu (31/5) ini dimulai pukul 14.30 Wib dan diikuti ratusan peserta yang berbusana adat Jawa.
Kegiatan kirab budaya ini dimaksudkan untuk menyongsong peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni yang esensinya adalah menjadi tonggak sejarah lahirnya ideologi dan dasar negara Republik Indonesia, peringatan ini merujuk pada momen saat Ir Soekarno pertama kali menyampaikan gagasan "Pancasila" dalam pidatonya di sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatEsensi utama peringatan ini diantaranya, titik awal kesepakatan bangsa yaitu menjadi momentum bersejarah dimana istilah Pancasila dicetuskan untuk menyatukan keberagaman suku, agama, ras dan golongan.
Selanjutnya menjadi fondasi persatuan dan identitas nasional, Pancasila bukan sekedar simbol formal negara, melainkan cerminan jatidiri yang Egaliter, serta jadi kompas moral bagi seluruh elemen anak bangsa.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSerta yang tak kalah penting, Pancasila menjadi landasan negara , menegaskan bahwa negara Indonesia di dirikan diatas prinsip-prinsip Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.
Setiap tahun tiap tanggal 1 Juni, diperingati sebagai hari lahir Pancasila, dimaksudkan bisa menjadi refleksi agar bangsa Indonesia terus menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanSecara terpisah tokoh PDI-P Heru Santoso memberikan statement tentang esensi Peringatan Hari Lahir Pancasila.
"Bukan hanya dihapal (indoktrinasi), tapi harus di laksanakan dalam kehidupan kita sehari-hari, dalam kehidupan ketatanegaraan pun harus menjadi dasar dan sandaran dalam mengambil setiap kebijakan pemerintah/ penguasa untuk kesejahteraan rakyat menuju Indonesia raya," pungkasnya. Red/Eko
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla