Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Gubernur Andra Resmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang, Perluas Akses Pendidikan Masyarakat

S Samsuddin • 08 May 2025 • 0 komentar
Gubernur Andra Resmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang, Perluas Akses Pendidikan Masyarakat

Putraindonews.com, Tangerang - Gubernur Banten, Andra Soni, meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 15 Kabupaten Tangerang di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Ia berharap hadirnya SMK baru tersebut dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurut keterangan dari Pemprov Banten, peresmian SMKN 15 Kabupaten Tangerang digelar pada Rabu (7/5/2025).

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, penandatanganan prasasti, serta pengguntingan pita oleh Gubernur Banten, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo, dan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah.

Andra Soni juga sempat meninjau ruang-ruang di SMKN 15 Kabupaten Tangerang. Di sekolah ini akan dibuka dua jurusan pendidikan vokasi, yaitu keahlian bisnis digital dan kuliner.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Andra Soni menyebut SMKN 15 Kabupaten Tangerang sebagai hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, DPRD Provinsi Banten, dan masyarakat Cisauk. Ia meyakini dengan kolaborasi, kemajuan yang adil dan merata bisa tercapai. "Syaratnya, tidak korupsi," ujarnya.

Andra juga menyinggung soal program sekolah SMA/SMK/SKh swasta gratis. Program tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan yang adil bagi anak-anak di Provinsi Banten untuk mendapatkan pendidikan. "Sehingga, Provinsi Banten memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas," ujarnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Terkait penerimaan siswa baru 2025 di sekolah negeri, Andra Soni berpesan kepada seluruh aparatur pendidikan dan komponen masyarakat untuk tidak melakukan praktik titip-menitip.

"Titip-menitip adalah awal dari perilaku korupsi," kata Andra.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

"Kepala sekolah harus tegas. Banten maju, adil, dan merata pembangunannya bisa tercapai. Syaratnya, tidak korupsi," ujarnya. Red/TK

Bagikan berita:

Berita Terkait