Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Gubernur Rohidin Apresiasi Semangat Fatayat NU dalam Mendukung Pembangunan Daerah

S Samsuddin • 22 Feb 2022 • 0 komentar
Gubernur Rohidin Apresiasi Semangat Fatayat NU dalam Mendukung Pembangunan Daerah

***

Putraindonews.com - Bengkulu | Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengapresiasi semangat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Bengkulu, dalam mendukung program-program pembangunan daerah di Provinsi Bengkulu.

Menurut Gubernur Rohidin, sebagai wadah pengembangan potensi perempuan muda kader NU, Fatayat harus berkiprah sesuai dengan bidang dan perannya untuk mendukung pembangunan daerah.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

"Fatayat NU ini merupakan organisasi pemudi NU, harus berperan dan berkiprah sesuai dengan kedudukannya"

Tantangan zaman yang semakin kompleks mengharuskan Fatayat NU menjadi bagian penting dalam setiap perubahan, terutama dalam kiprahnya mewakili kader muda perempuan NU, Jelas Gubernur Rohidin usai terima silaturahmi Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Bengkulu Fatrica Syafri beserta Jajaran Pengurus, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa (22/02).

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Dikatakan Ketua PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu Fartica Safri, selain sebagai bentuk pengenalan kepengurusan yang baru, silaturahmi ini juga terkait meminta kesediaan Gubernur Bengkulu ke-10 untuk membuka Pelatihan Kader dan Pelantikan Bersama Fatayat NU se Provinsi Bengkulu yang akan dilaksanakan pada 25 hingga 27 Februari 2022. Dan pemintaan tersebut disambut baik Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

"Alhamdulillah tadi kami telah bersilaturahmi bersama Pak Gubernur. Harapan kami beliau bisa hadir dan membuka Pelatihan Kader dan Pelantikan Bersama Fatayat NU se Provinsi Bengkulu," ungkapnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Diketahui Fatayat NU berdiri pada tahun 1950. Organisasi ini merupakan badan otonom di bawah naungan organisasi terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU).

Fatayat NU sebagai Jam’iyah Diniyah beraqidah Islam menurut faham Ahlussunnah wal Jama’ah. Red/Ben

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla ***

Bagikan berita:

Berita Terkait