Putraindonews.com, Jakarta – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan sejumlah gejala pada anak yang keracunan makanan yang patut diwaspadai para orang tua.
"Jangan menunda ke fasilitas kesehatan karena menunggu ramuan penawar racun bekerja. Keterlambatan datang ke fasilitas kesehatan lebih berbahaya daripada jenis kuman penyebab," ungkap Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI DR. Dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp. ETIA(K) dalam diskusi media di Jakarta, Jumat (11/9).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatIa menambahkan bahwa gejala yang umumnya ditemui saat anak keracunan adalah timbulnya rasa mual dan muntah, nyeri perut, buang air besar (BAB) cair atau BAB berdarah.
Terdapat pula gejala yang tidak khas dan perlu diwaspadai seperti demam, nyeri kepala atau pusing, pandangan kabur, kelemahan anggota gerak dan kesemutan yang perlu segera mendapatkan penanganan dari tenaga medis.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSelanjutnya, kata dia, gejala yang muncul yaitu anak-anak menunjukkan tanda dehidrasi seperti mulut kering, kehausan terus menerus, pusing, berkemih lebih jarang, warna air kemih pekat dan lemas. Red/HS