Putraindonews.com, Jepang — Semangat memperkenalkan budaya dan potensi Indonesia kembali terasa dalam gelaran Indonesia Fair 2026 Nagoya yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Kota Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang. Kegiatan ini diprakarsai oleh Kinarya bersama komunitas diaspora Indonesia TIG, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, APEKSI, Be Indonesia, Konsulat Kehormatan RI di Nagoya, serta PPI Nagoya.
Indonesia Fair 2026 menjadi ajang pekan raya yang menampilkan beragam potensi Indonesia, mulai dari sektor ekonomi, bisnis, perdagangan, kuliner, hingga kekayaan budaya Nusantara. Acara ini juga menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat Jepang, diaspora Indonesia, serta pelaku usaha dari kedua negara.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Rangkaian kegiatan diawali dengan forum bisnis yang digelar pada Jumat, 1 Mei 2026 di Sakae Gas Building. Forum tersebut dihadiri berbagai pelaku usaha dari Indonesia dan Jepang sebagai upaya memperkuat hubungan bisnis dan peluang kerja sama antarnegara.
Sementara itu, pameran utama resmi dibuka pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Hikari Plaza, Nagoya, oleh Wakil Duta Besar RI di Tokyo, Maria Renata Hutagalung. Ia hadir didampingi Direktur Kinarya, Windu Wijaya, perwakilan Pemerintah Kota Nagoya, perwakilan Kantor Gubernur Aichi, serta para sponsor dan mitra kegiatan.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China“Senang rasanya bisa kembali menyelenggarakan acara dan bertemu dengan diaspora Indonesia di Kota Nagoya setelah 10 tahun sejak pertama kali menggelar event secara mandiri, yakni Indonesia Week 2016 dan 2018 di Nagoya. Pastinya banyak cerita seru dan menarik yang bisa dikulik,” ujar Windu Wijaya dalam keterangannya kepada media, Senin (12/5).
Suasana acara semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Nusantara, mulai dari tarian daerah hingga lagu-lagu tradisional Indonesia. Panitia juga menghadirkan pertunjukan budaya khas Jepang, Oiran, sebagai bentuk kolaborasi budaya yang mempererat hubungan kedua negara.
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke IsraelTak hanya itu, pengunjung juga dihibur dengan penampilan musik dangdut ambyar, grup band, hingga penampilan bintang tamu Silet Open Up pada hari terakhir acara.
Kesuksesan Indonesia Fair 2026 Nagoya turut didukung oleh berbagai sponsor dan peserta pameran dari Indonesia maupun Jepang. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain BNI, Pemerintah Kota Mojokerto, GPPI, Solidaridad, DCOM, Smile, City Express, SBI Remit, dan Rakuten Mobile.
Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak AmanDi area kuliner, lebih dari 20 tenant makanan Indonesia turut memanjakan pengunjung dengan aneka hidangan khas Nusantara seperti bakso, sate, seblak, mie ayam, nasi Padang, dan berbagai menu tradisional lainnya yang menjadi favorit diaspora maupun warga lokal Jepang.
Dengan total sekitar 10 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, Indonesia Fair 2026 Nagoya diharapkan mampu menjadi hiburan bagi para pekerja dan diaspora Indonesia di Jepang sekaligus membawa dampak positif bagi hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.
Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari LagiKegiatan ini juga sejalan dengan semangat yang diusung Be Indonesia, yakni “Mari Merawat Indonesia dan Memajukan Negeri”, melalui promosi budaya, kreativitas, dan potensi bangsa di kancah internasional. Red/HS