Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Ini Tujuan Lima Negara ASEAN Kompak Usulkan Kebaya dalam ICH UNESCO

S Samsuddin • 08 Feb 2023 • 0 komentar
Ini Tujuan Lima Negara ASEAN Kompak Usulkan Kebaya dalam ICH UNESCO

***

Putraindonews.com - Jakarta | Indonesia tidak sendirian dalam usulan agar kebaya didaftarkan ke Intangible Cultural Heritage (ICH) The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Bersama Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Thailand, kelima negara anggota ASEAN ini menginginkan agar kebaya sebagai busana tradisional perempuan terdaftar ini melalui mekanisme nominasi bersama atau joint nomination.

Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar mengatakan, proses pengusulan dimulai ketika Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri bertemu Presiden Joko Widodo di Jakarta pada 2021.

“Proses pengusulan dimulai ketika Perdana Menteri Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri bertemu Presiden Joko Widodo di Jakarta pada 2021,” kata Hilmar di Jakarta, Selasa (7/2).

Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China

Hilmar menjelaskan, setelah berdiskusi kemudian disepakati mengajak negara anggota ASEAN lain yang turut memiliki tradisi kebaya untuk bergabung dalam nominasi bersama kebaya ini.

Ia mengatakan mekanisme nominasi bersama ini justru merupakan kontribusi negara pihak pengusul dalam mempromosikan keberagaman budaya dan mendorong dialog antarkomunitas.

Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel

Lanjutnya, pengusulan Kebaya melalui nominasi bersama juga sekaligus menjadi momentum dalam memperkuat persatuan dan solidaritas regional ASEAN.

Menindaklanjuti proses nominasi bersama, pemerintah melalui Kemendikbudristek pun menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengusulan Kebaya Sebagai Nominasi Bersama 2023.

Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak Aman

Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan kerja sama di bidang kebudayaan di antara negara ASEAN melalui pengisian bersama naskah nominasi Kebaya.

“Ini melainkan untuk secara harmonis melindungi warisan budaya bersama tersebut,” tandas Hilmar. Red/HS

Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari Lagi ***

Bagikan berita:

Berita Terkait