Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Istana Buka Suara Usai Jokowo Jadi Fotografer Dadakan di WWF Bali

S Samsuddin • 22 May 2024 • 0 komentar
Istana Buka Suara Usai Jokowo Jadi Fotografer Dadakan di WWF Bali

Putraindonews.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyita perhatian usai menjadi fotografer dadakan di sela kegiatan Leaders' Visit rangkaian World Water Forum ke-10 2024 kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (20/5).

Menilik video yang beredar, Jokowi terlihat dimintai tolong oleh salah seorang delegasi utusan negara lain untuk mengabadikan posenya bersama tanaman mangrove.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Jokowi yang memakai topi putih itu kemudian tak segan membantu sosok wanita yang diketahui kemudian merupakan Utusan Khusus Perancis, Barbara Pompili.

Seusai menjadi fotografer dadakan, Jokowi dan Pompili kemudian berfoto bersama dengan latar belakang tanaman mangrove.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Plt Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden M Yusuf Permana membenarkan momen 'lucu' tersebut.

Yusuf menyebut Barbara hadir sebagai Special Envoy to the French President for One Water Summits.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

"Saat itu Barbara Pompili ingin mengabadikan diri difoto dengan latar belakang mangrove. Presiden Jokowi berkenan membantu beliau untuk difoto menggunakan handphone yang dibawanya," terang Yusuf, Selasa (21/5).

Yusuf mengatakan bahwa Pompili sangat tertarik dengan tanaman mangrove yang ada di Tahura Ngurah Rai sehingga ia tak segan meminta tolong Presiden Jokowi untuk mengabadikan gambar di tempat tersebut.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

"Beliau sangat tertarik dengan mangrove setelah diajak tour dan dijelaskan secara langsung oleh Presiden Jokowi di Hutan Mangrove Tahura," tutur Yusuf. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait