PUTRAINDONEWS.COM
JAKARTA | Dewan Pembina IMO-Indonesia, Tjandra Setiadji atau yang biasa dipanggil Andy menyambut baik pidato Jokowi yang marah pada rapat Kabinet.
Menurut Andy, pidato itu sebagai stimulus untuk kinerja para menteri pada masa-masa yang akan datang.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online"Saya sangat suka dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden, karena Menteri perlu penyemangat seperti itu," terang Andy dalam keterangan persnya di Jakarta, selasa 30/06/20
Andy juga menjelaskan soal kondisi negara yang harus disikapi serius oleh para Menteri. Karena kondisi tidak stabil maka cara memikirnya pun harus dengan kerja ekstra.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat"Kondisi negara lagi tidak baik-baik saja, maka tidak boleh bersantai diri," sergah Andy, tokoh Kelahiran Bagan Siapi-Api itu.
Maka dari itu, lanjutnya, pidato Presiden sangat memberi peringatan keras bagi para pembantunya. "Peringatan keras dan itu, saya suka itu," jelas Andy yang juga Presiden SIRI.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSebelumnya, beredar video Presiden Jokowi lagi pidato di depan para Menteri. Nadanya agak keras, seakan Jokowi kecewa dengan beberapa Menteri yang dianggapnya santai dengan kondisi saat ini.
Ia pun mau melakukan evaluasi terhadap beberapa lembaga, sampai ia bilang dengan pilihan, membubarkannya atau melakukan reshufle. Video tersebur beredar di media sosial dan beragam tanggapan dari netizen. Red/Yfi
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan