Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Kades Tebara Serahkan Donasi Buku Pelajaran ke Pengurus Perpustakaan Kampung Prai Ijing

S Samsuddin • 26 May 2023 • 0 komentar
Kades Tebara Serahkan Donasi Buku Pelajaran ke Pengurus Perpustakaan Kampung Prai Ijing

Putraindonews.com - Sumba Barat | Kepala Desa Tebara Marthen Ragowino Bira menyerahkan donasi buku kepada Pengurus Perpustakaan Kampung Prai Ijing, Desa Tebara, Kec. Kota Waikabubak, Kab. Sumba Barat, NTT melalui Marlin Tobu.

Penyerahan donasi tersebut disaksikan oleh Mahasiswa KKNT Prodi Pariwisata Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Nasional Jakarta.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Diketahui, TPBIS (Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial) adalah salah satu program prioritas nasional yang bertujuan memperkuat peran dan fungsi perpustakaan melalui peningkatan kualitas layanan perpustakaan.

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menjelaskan, transformasi perpustakaan digital tujuannya adalah untuk mempercepat terbentuknya manusia unggul dalam teknologi. Memiliki inovasi dan kreativitas.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

“Program ini menyasar masyarakat yang termarjinalkan. Seperti masyarakat di daerah kumuh, masyarakat di daerah miskin, petani kecil, petambak kecil, buruh, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sampai ibu-ibu rumah tangga. Melalui program ini, masyarakat diberi pelatihan untuk meningkatkan skill melalui buku-buku terapan yang ada di perpustakaan,” ujarnya, Jumat (26/5).

Kepada Putraindonews, Kepala desa tebara Marthen Ragowino Bira mengatakan bahwa pelatihan dan peningkatan skill untuk masyarakat termarjinalkan ini sangat penting.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

“Sebab, mereka selama ini miskin karena empat hal. Pertama, penguasaan ilmu pengetahuan yang kurang. Kedua, inovasi dan kreativitas yang minim. Ketiga, akses terhadap permodalan yang kurang. Keempat adalah kultur masyarakat yang lebih banyak bertutur dibanding membaca," ungkap Kades. Red/Nov

Bagikan berita:

Berita Terkait