Putraindonews.com - NTT | Tarian adat Sumba Barat, Kataga dan Woleka, menjadi suguhan dalam acara penyambutan Kapolres Sumba Barat baru AKBP Benny Miniani Arief, sekaligus pelepasan Kapolres lama AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, Sabtu (15/4/).
Selain disuguhi kemeriahan tarian adat, AKBP Agung juga melakukan penyelempangan kain tenun khas Sumba Barat yang merupakan rangkaian dalam penyambutan kedatangan AKBP Benny.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineDalam sambutannya, AKBP Benny mengaku akan mempertahankan dan melanjutkan program yang telah dibuat oleh Kapolres lama.
"Program-program yang telah dirancang dengan baik akan terus kita lanjutkan dan akan kita evaluasi," ujarnya.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatSelanjutnya, eks Kasubdit VIP Ditpamobvit Polda NTT ini mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sumba Barat, baik itu organisasi masyarakat, tokoh masyarakat maupun tokoh agama, guna menjaga kondusifitas menjelang Pilkada serentak 2023.
"Saya akan langsung bergerak bekerja untuk menjamin keamanan dan kelancaran situasi Kamtibmas di wilayah Sumba Barat jelang Pilkada tahun 2023 ini,” jelasnya.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSetelah rangkaian penyambutan usai, AKBP Benny didampingi AKBP Agung beserta seluruh PJU Polres Sumba Barat menuju Aula Sanika Satyawada Mapolres Sumba Barat melaksanakan ‘Laporan Satuan’ dalam rangka serah terima jabatan Kapolres. Red/Nov