Putraindonews.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang merajut kerja sama Antar Daerah (KAD) guna mewujudkan pengendalian Inflasi daerah.
"Kerja sama antar daerah merupakan salah satu strategi dalam upaya pengendalian inflasi dan saling memberikan dukungan potensial yang dimiliki salah satu daerah bagi daerah lain yang sifatnya saling menguntungkan," kata Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dalam keterangan tertulis di Banda Aceh, Minggu (25/2/24).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineIa menjelaskan Kuala Simpang sebagai daerah Aceh yang sangat dekat dengan Sumatera Utara, sehingga punya peluang kerja sama dalam hal distribusi barang ke Aceh Besar, khususnya ke pasar Induk Lambaro berjalan lancar.
"Pasar Induk Lambaro saat ini telah mampu menopang kebutuhan pangan untuk tiga daerah sekitar yaitu Kota Banda Aceh, Sabang maupun Aceh Jaya," katanya.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatMenurut dia, dengan distribusi pasokan kebutuhan dan komoditas lainnya lancar dari daerah penghasil ke pasar di Aceh Besar maka harga akan tetap stabil.
Ia juga menambahkan dengan dukungan kementerian perdagangan dan Pj Gubernur Aceh, Pasar Induk Lambaro sedang dalam perluasan pembangunan untuk pembenahan hingga penataan lingkungan agar lebih terorganisir dan tertib.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatIswanto juga berharap lewat penandatanganan kerja sama tersebut dapat mengatur sub-sub kerja sama untuk mendukung kabupaten Aceh Tamiang di bidang swasembada pangan.
Plh Setdakab Aceh Tamiang Muslizar mengatakan pihaknya sangat mendukung kerja sama kedua daerah tersebut karena akan menguntungkan keduanya.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan"Sinergi ini akan mampu memberi manfaat bagi masyarakat di kedua daerah," katanya. Red/FT