Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Ketua DPRD Kota Blitar: Spirit Baru Peringatan 70 Tahun KAA Junjung Marwah Bung Karno

S Samsuddin • 03 Nov 2025 • 0 komentar
Ketua DPRD Kota Blitar: Spirit Baru Peringatan 70 Tahun KAA Junjung Marwah Bung Karno

Putraindonws.com, Blitar – Bumi Bung Karno mencatat sejarah di dunia internasional setelah mendadak menjadi kota kehormatan pada peringatan ke - 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Tentunya hal ini Kota Blitar menjadi momentum yang sangat penting bagi seluruh warga untuk menyalakan kembali api solidaritas antarbangsa.

Dari kota tempat Bung Karno dimakamkan, pesan persaudaraan dan anti-penindasan yang lahir dari KAA kembali menggema, menegaskan peran Blitar sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan keadilan dunia. Hal ini dikemukakan oleh Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim yang juga dari Fraksi PDI Perjuangan. Senin (03/11/25)

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Syahrul Alim, menyampaikan juga. bahwa moment peringatan Konferensi Asia Afrika kemarinibukan sekadar seremoni sejarah, melainkan pengingat bahwa Indonesia pernah menjadi penggerak utama bagi bangsa-bangsa yang tertindas. Ia menegaskan, semangat KAA harus terus hidup di hati setiap warga Blitar. “Konferensi Asia Afrika dulu mempertemukan negara-negara yang ketika itu banyak tertindas. Spiritnya adalah solidaritas untuk melawan penindasan dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Semangat itu lanjut Syahrul kita telahmenemukan relevansinya dalam konteks dunia yang masih diwarnai konflik dan ketidakadilan. Syarul juga menyingkap akan nasib rakyat Palestina yang hingga sekarang ini Palestina masih berjuang untuk kemerdekaannya. “Ya tentunya kita Bangsa Indonesia harus tetap memberikan dukungan kemerdekaan Palestina secara menyeluruh. Kalau tidak bisa dengan bantuan material, setidaknya dengan doa dan dukungan moral,” tandasnya.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Untuk menjaga marwah Bung Karno dan semangat KAA juga menjadi sarana memperkuat karakter kebangsaan warga Blitar agar tidak terputus dari akar sejarahnya. “Bung Karno adalah simbol perjuangan melawan penindasan global. Dari Blitar, kita punya tanggung jawab moral untuk meneruskan semangat api berkobar itu,” tegasnya.

Syahrul juga mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan berskala internasional tersebut. Ia menyebut kehadiran banyak tokoh nasional dan tamu dari mancanegara sebagai bukti bahwa Blitar memiliki magnet besar, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

“Ini kebanggaan bagi Kota Blitar. Banyak tokoh dari berbagai negara datang untuk mengenang 70 tahun KAA. Artinya, Blitar punya daya tarik global,” ujarnya.

Pemerintah Kota Blitar juga menyiapkan pemandu wisata yang fasih berbahasa asing untuk memperkenalkan berbagai destinasi sejarah, termasuk Makam Bung Karno yang menjadi magnet wisata spiritual dan nasionalisme. “Satu-satunya di dunia, makam proklamator bangsa ada di Blitar. Ini potensi besar yang terus kami kelola,”

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Baik DPRD maupun pemerintah daerah sepakat mendorong agar peringatan KAA bisa digelar rutin setiap tahun di Blitar. Selain sebagai penghormatan terhadap warisan Bung Karno, kegiatan ini juga menjadi simbol diplomasi budaya yang memperkuat posisi Blitar sebagai kota sejarah dan kota dunia.

“Bangsa-bangsa lain selalu ingin tahu siapa pendiri Indonesia. Dan ketika mereka datang ke sini, mereka melihat langsung jejak Bung Karno. Itulah kebanggaan kita,” pungkasnya. (adv)

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang
Tags: #Indonesia #bung karno #palestina #Pdi perjuangan #budaya

Bagikan berita:

Berita Terkait