Putraindonews.com, Jakarta - Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) Yusuf Ateh mengakui bahwa proses seleksi calon pimpinan lembaga antirasuah berlangsung ketat.
“Berat nih kelihatannya ketat sekali, banyak yang bagus,” kata Ateh kepada wartawan di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, setelah menyelesaikan tes wawancara terhadap 20 orang capim KPK selama dua hari yakni mulai 17-18 September 2024.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatAteh mengatakan 20 orang calon pimpinan (capim) KPK yang mengikuti tes wawancara merupakan orang-orang terbaik diantara yang ada.
“Cuma kita kan tidak boleh memilih semuanya, harus disaring dengan berbagai kriteria,” ulasnya.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatNantinya, dari 20 capim KPK itu, Pansel KPK akan memilih sebanyak 10 nama melalui mekanisme voting.
Pansel akan menilai berdasarkan pandangan para capim KPK, termasuk komitmen dalam pemberantasan korupsi.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanNantinya 10 nama pilihan Pansel KPK akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo pada awal Oktober nanti.
Selanjutnya, Presiden akan menyerahkan 10 nama itu kepada DPR RI, untuk dipilih sebanyak lima nama pimpinan KPK oleh Komisi III DPR RI.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaBerdasarkan pantauan, pada sesi wawancara Rabu, Pansel mempersilakan perwakilan lembaga nonpemerintah yang hadir untuk mengajukan pertanyaan kepada para calon pimpinan KPK.
Pada Kamis (19/9) dan Jumat (20/9) Pansel KPK akan mengadakan sesi wawancara terhadap 20 calon dewan pengawas KPK. Red/HS
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang