Putraindonews.com, Jakarta – Belum usai, kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menelan korban.
Kali ini, kasus dugaan keracunan saat menyantap MBG dialami 200 siswa dari SMPN 1 Gembong dan MTsN 3 Pati.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatPlt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, informasi mengenai kejadian tersebut diterima Pemkab Pati pada Kamis pagi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan seluruh biaya pengobatan siswa yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) ditanggung pemerintah daerah.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Tadi pagi kami mendapatkan informasi kurang baik tentang program Makan Bergizi Gratis. Ada korban keracunan dari SMPN 1 Gembong dan MTsN 3 Pati. Korbannya ada sekitar 200 anak,” ungkap Chandra. Red/HS