Putraindonews.com, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menungkapkan pandangannya terkait potensi reformasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hal itu seiring pembahasan pembentukan badan ekspor komoditas.
Ia mengatakan bahwa transformasi sistem dengan dukungan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) berpeluang besar mengubah cara kerja lembaga tersebut ke depan.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatPernyataan itu mengemuka usai sebelumnya Prabowo Subianto meminta pimpinan Bea Cukai segera diganti apabila tidak mampu melakukan pembenahan di institusi tersebut.
Luhut menyebut pemanfaatan AI dapat diterapkan lebih luas dalam berbagai sektor. Termasuk dalam sistem kepabeanan dan pelaporan perdagangan.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat“Kalau memang nanti tidak perlu, ya ngapain pakai-pakai Bea Cukai. Atau tugasnya Bea Cukai ada, tetapi semua tugasnya AI,” ungkapnya, Senin (25/5). Red/HS