Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

MEMPRIHATINKAN, Tidak Melihat dan Tidak Bisa Jalan Nenek Eneh 85 Tahun di Sukabumi Belum Tersentuh Bantuan

S Samsuddin • 03 Sep 2021 • 0 komentar
MEMPRIHATINKAN, Tidak Melihat dan Tidak Bisa Jalan Nenek Eneh 85 Tahun di Sukabumi Belum Tersentuh Bantuan

PUTRAINDONEWS.COM

Sukabumi - Jabar | Usia yang sudah renta dan hidup di usia senja, membuat kehidupan Nene Ene (85), sangat memilukan. Warga Kampung Klaparea Desa Klaparea, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. hidup dirumah menyendiri luput dari perhatian pemerintah,Kamis 02/09/2021

Nenek Eneh tinggal di rumah gubuk Bangunan berukuran 3×5 meter itu kondisinya sudah tidak layak Rumah tersebut terbuat dari bambu. Bangunannya sudah miring dan ringkih sehingga rawan ambruk.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Dindingnya terbuat dari anyaman bambu sudah bolong-bolong dan rusak. Kondisi dalam rumah lebih memprihatinkan.

Tempat tidur yang sudah rusak untuk merebahkan tubuhnya yang renta dan (mata) tidak bisa melihat. Perabotan rumah tangga di dalam rumah juga membuat miris. Beberapa perabotan dari plastik yang sudah kusam berserakan dan tak terurus.Padahal Gubuk Nene Eneh tidak jauh dari pemdes Klaparea.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Dengan ketabahan dan kesabarannya yang luar biasa, nenek Eneh tinggal dan bertahan hidup di dalam gubuk tersebut. Selama ini dia makan mengandalkan sang anak E Misbah 55 tahun.

Meski kondisinya sangat memilukan, Nene Eneh mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal, ia seharusnya diprioritaskan untuk mendapat berbagai bantuan sosial.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

“Teu Kengeng Bantosan (Nggak dapat bantuan),” tuturnya.

Perihal Nenek Eneh yang tidak pernah mendapat bantuan dibenarkan Anaknya E Misbah 55 Tahun “Nggak pernah dapat bantuan si nenek. sudah pernah di sampaikan ke desa katanya pihak desa tidak ada identitas (KK dan KTP) paling suka ada bantuan beras 5 liter yang mengantarkan kerumahnya.” ujarnya.

Ia berharap, Nene Eneh mendapat perhatian dari pemerintah. meski tidak punya identitas (KTP dan KK) karena posisi Nene Eneh tidak bisa jalan dan tidak melihat juga, dengan adanya bantuan pemerintah Sehingga bisa menghabiskan sisa hidupnya dengan keadaan lebih baik dan nyaman. Red/Ben

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Bagikan berita:

Berita Terkait