Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Menko PMK Pastikan Pemerintah Bakal Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar

S Samsuddin • 14 Jun 2023 • 0 komentar
Menko PMK Pastikan Pemerintah Bakal Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar

Putraindonews.com - Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy memastikan Pemerintah Indonesia bakal mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Myanmar.

"Pemerintah akan mengirimkan bantuan kemanusiaan terkait bencana alam yang melanda Myanmar pada Mei lalu," katanya pada konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Rabu (14/6). Menko Muhadjir mengatakan fokus bantuan yang akan diberikan berkaitan dengan proses penanganan bencana dari transisi darurat menuju pemulihan.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Bantuan yang akan diberikan, yakni dalam bentuk bantuan rekonstruksi, pangan dan gizi, serta kesehatan esensial, termasuk air bersih, sanitasi, dan respons cepat terhadap penyakit menular.

"Bantuan ini diberikan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi mengenai rencana pemberian bantuan kepada Myanmar," ujarnya.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Bantuan akan dikirimkan ke Myanmar pada 26 Juni 2023, dalam bentuk barang dengan nilai sekitar Rp7 miliar.

Menurutnya, posisi Indonesia dalam mengirimkan bantuan sangat strategis mengingat Indonesia juga merupakan anggota ASEAN.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

"Apalagi, Indonesia saat ini juga merupakan Ketua ASEAN, maka posisi Indonesia sangat strategis dalam pemberian bantuan ini," tuturnya.

Sebelumnya, wilayah Negara Bagian Rakhine, Myanmar dilanda bencana Siklon Mocha pada Minggu (14/5) yang berdampak pada 5,4 juta jiwa penduduk setempat.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Bencana alam tersebut menewaskan lebih dari 400 jiwa dan menarik perhatian Internasional, termasuk Indonesia. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait