PUTRAINDONEWS.COM
KARAWANG - JABAR | Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berhasil mewujudkan integrasi layanan dalam Mal Pelayanan Publik (MPP). Sebagai wilayah industri terbesar se-Indonesia, MPP Kabupaten Karawang bisa membawa angin segar bagi iklim investasi dan kemudahan berusaha. Adanya MPP mengubah paradigma pelayan publik dari 'mendayung' menjadi 'mengemudi'.
MPP Kabupaten Karawang diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, didampingi Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Selasa (14/09). Dalam sambutannya, Menteri Tjahjo menegaskan bahwa pemerintah bukan hanya untuk mengontrol jalannya birokrasi dan menghadirkan pelayanan.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla"Namun juga mengubah paradigma para administrator publik untuk bukan lagi ‘mendayung’, tetapi ‘mengemudi’, menetapkan arah dan tujuan, serta memetakan jalan bagi perahu pemerintahan," ungkap Menteri Tjahjo.
Karawang membangun MPP ke-44 di Indonesia dan ke-5 di Provinsi Jawa Barat, setelah Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kota Bogor, dan Kabupaten Sumedang. MPP ini sekaligus sebagai kado istimewa hari jadi ke-388 Kabupaten Karawang, yang jatuh tepat pada tanggal 14 September.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangMPP Kabupaten Karawang menyatukan 69 jenis layanan dari 19 unit penyelenggara pelayanan. Tidak hanya dari layanan pemerintah, MPP Kabupaten Karawang juga merangkul pelayanan perbankan, hingga BUMN/D.
Paradigma New Public Service juga menekankan bahwa pelayanan publik tidak dapat lagi hanya menggunakan kekuatan pemerintah saja, melainkan harus mampu memanfaatkan peluang untuk melibatkan pihak-pihak lain.
Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpoPembangunan MPP Kabupaten Karawang ini merupakan contoh yang baik, adanya semangat kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan terintegrasi melalui mal pelayanan publik.
"Pelayanan publik hendaknya bukan hanya milik dan tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat dan sektor swasta," jelas Menteri Tjahjo.
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026MPP yang berlokasi di lantai dasar Mal Techno Mart ini beroperasi pada pukul 10.00 sampai dengan jam 18.00 WIB. Bahkan Sabtu dan Minggu, MPP ini tetap beroperasi pada jam yang sama.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengungkapkan MPP Kabupaten Karawang memiliki moto Someah, diambil dari bahasa Sunda yang bermakna ramah. Someah juga kependekan dari sopan, melayani, dan amanah.
Baca JugaAntisipasi Pengamanan, Sebanyak 20 Ribu Lebih Pasukan Dikerahkan ke JakartaSelain moto, MPP ini juga memilih diksi Prima sebagai arah kebijakan mereka. Prima merupakan akronim dari pelayanan responsif, integratif, mutu, dan adaptif.
Cellica menjelaskan, pihaknya selalu melakukan survei kepuasan masyarakat (SKM). "Kami rutin lakukan SKM untuk mengetahui apakah MPP ini sudah efektif bagi masyarakat," jelas Cellica.
Baca JugaDukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa SemenAcara peresmian ini dilanjutkan peninjauan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa.
Peresmian ini dihadiri pula oleh Sekretaris Deputi Pelayanan Publik Akik Dwi Suharto Rudolfus, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I Kementerian PANRB Jeffrey Erlan Muller, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang. Red/Ben
Baca JugaMutasi Besar-Besaran Sejumlah Perwira Polri di Tengah Isu Penangkapan par Jenderal