Putraindonews.com - NTT | Kondisi memprihatinkan menghantui Warga Kurutepe, Kelurahan Wee Dabo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Warga ini merasa kecewa, pasalnya sampai saat ini sebagian rumah warga belum tersentuh Listrik.
Pantauan Putraindonews.com siang tadi, sekitar 20an KK di Kelurahan Wee Dabo masih hidup dengan penerangan apa adanya.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Padahal jika dirunut dari akses jalan umum, keberadaan rumah warga ini memenuhi Syarat Layak Operasi (SLO) untuk dialiri Listrik.
"Sampai sekarang kami belum dapat aliran listrik disini, padahal sudah berapa kali petugas datang cek, awalnya pada 2018 petugas PLN datang ke kami, kami dimintai KK dengan KTP tapi sampai sekarang tidak ada," ujar Ama Lali dengan penuh kesal. Sabtu (12/8)
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat
Lima tahun sudah didatangi petugas, namun tetap mereka masih hidup dengan penerangan apa adanya, bermodalkan lampu pelita, warga ini menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh rasa syukur.
Hal menakjubkan ketika anak-anak mereka menjalani proses belajar dimalam hari dengan menggunakan Lampu Pelita.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat
"Pada tahun 2022, dari Kelurahan pernah datang, saya sampaikan untuk kami juga dapat listrik, setelah itu Ibu Lurah menyuruh saya kumpul ulang KK dan KTP bagi warga yang belum tersambung listrik, saya sudah kasih semua dikelurahan tapi sama saja," sambungnya lagi seakan tak percaya lagi pada pemerintah.
Kepada Putraindonews.com Ia berharap, agar Pemerintah Daerah benar-benar serius dalam menjawab persoalan krusial yang dialami warga Kurutepe.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanDari sore tadi, hingga berita ini tayang, Ibu Lurah Wee Dabo belum bisa dikonfrimasi. Red/Nov