Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

MPMX Terus Kembangkan Inovasi di Tahun 2023

S Samsuddin • 25 Mar 2023 • 0 komentar
MPMX Terus Kembangkan Inovasi di Tahun 2023

***

Putraindonews.com - Jakarta | Perusahaan konsumer otomotif dan transportasi PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) terus terus berinovasi untuk menciptakan produk yang relevan dengan pasar di tahun 2023.

Tercatat, MPMX saat ini berhasil meraup pendapatan sebesar 7 persen year on year (yoy) mencapai Rp12,7 triliun pada 2022.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Tidak hanya itu, MPMX juga membukukan peningkatan laba bersih yang signifikan sebesar 60,7 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp662 miliar.

Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati dalam keterangan resminya mengatakan, hasil tersebut merupakan kontribusi dari pertumbuhan bisnis distribusi, ritel dan aftermarket, transportasi, multifinance, serta capital gain terkait strategi divestasi 49,9997 persen saham MPMX di bisnis transportasi (MPMRent).

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat
Baca Juga : genesis berkomitmen memimpin mesin pembakaran berdaya tinggi

"Pencapaian ini cukup menggembirakan meskipun sempat terkendala rantai pasok sepeda motor di tahun 2022," kata Suwito, Sabtu (25/3).

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Adapun, pada segmen distribusi, ritel, dan aftermarket kendaraan roda dua MPMX mencatatkan pertumbuhan pendapatan. MPMulia (distribusi) mengalami peningkatan pendapatan sebesar 7,5 persen dengan penjualan unit sepeda motor sebanyak 650.396 unit dan penjualan suku cadang yang mencapai Rp1.237,9 miliar.

MPMotor (penjualan ritel) turut mengalami peningkatan pendapatan sebesar 8,5 persen. Laba bersih tercatat meningkat 22,7 persen.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Sementara, di segmen Asuransi, MPMInsurance memperoleh premi bruto sebesar Rp763,2 miliar atau mencatat penurunan sebesar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp781 miliar. Red/HS

***

Bagikan berita:

Berita Terkait