Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

NGALIWEUT Sambil Beberes Gedong Cai Tjibadak Ledeng ala Pemuda Ledeng

S Samsuddin • 31 Aug 2020 • 0 komentar
NGALIWEUT Sambil Beberes Gedong Cai Tjibadak Ledeng ala Pemuda Ledeng

PUTRAINDONEWS.COM

BANDUNG - JABAR | Ngaliweut merupakan kebiasaan makan bersama dari selingan, waktu rehat ataupun sesudah kegiatan dengan aneka hidangan lauk pauk, lalaban, ikan asin dan sambal yang semuanya dikemas dadakan.

Seperti yang dilakukan sekelompok pemuda Ledeng bersama ngaliwet yang mencoba masakan liweut nasi uduk Yayuk dengan lauk pauk, oseng kangkung, asin sepat, jengkol, tahu dan sambel terasi.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Liweut nasi uduk Yayuk harum dan gurih, seandainya tanpa lauk pun sudah menimbulkan selera makan yang memikat luar biasa, terlebih dengan padanan lauk pauk yang disesuaikan selera.

Nampak terlihat seusai kerja bakti beberesih di Gedong Cai Tjibadak Ledeng semua yang menyantap nasi liweut "Rewog" (menyantap penuh kenikmatan bersama-sama).

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

"Makan-makan-makan," ajak Yadhi usai selesai beberesih Gedong Cai Tjibadak di RW 5 Kampung Babakan Ledeng, Bandung, 30/8/2020.

Yadhi berkilah bahwa tradisi ngaliweut ini sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang dirasakan dalam kebersamaan dan merekatkan tali silaturahmi.

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

"Sumbangan bahan ngaliweut ini selain dari kita-kita juga dari anak-anak Papici asuhan Rhyma Permatasari yang juga mensupport kegiatan beberesih ini," jelas Yadhi.

Lanjut Yadhi bahwa ngaliweut ini tidak asal-asalan masak atau sekedar ala kadarnya tapi bagaimana agar kemasan, rasanya bisa menarik, enak dan nikmat sehingga habis dan tidak mubajir lebih dari itu mengesankan.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

"Sebenarnya Liweut Nasi Uduk Yayuk merupakan salah satu potensi terpendam yang harus diketahui yang lainnya karena unik, menarik, rasa dan harumnya mempunyai ciri khas tertentu," katanya.

"Sebenarnya potensi daerah dan potensi skill masyarakat Babakan banyak yang bisa dikembangkan," tambah Yadhi.

Baca JugaRicuh Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo

Yadhi merasa senang bahwa beberesih ini membuat Gedong Cai Tjibadak jadi nampak terlihat di jalan desa menuju kampung Babakan dan Cipaku Indah.

"Disekitar Gedong Cai pun jadi Resik dan Lalenglang (nyaman, segar dan terlihat terang)," pungkasnya. Red/ IWnaruna

Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026

Bagikan berita:

Berita Terkait