Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Obama Tanggapi Video Kontroversi Trump soal 'Kera'

S Samsuddin • 16 Feb 2026 • 0 komentar
Obama Tanggapi Video Kontroversi Trump soal 'Kera'

Putraindonews.com, Jakarta – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama belum lama ini merespons secara secara tidak langsung video kontroversi yang diunggah di media sosial Presiden Donald Trump. Ombama menanggapi itu dalam sebuah podcast bahwa 'rasa malu' dan 'kesopanan' pejabat publik sudah mulai memudar.

Dalam video kontroversi yang bermuatan rasis itu menyertakan klip yang menggambarkan Obama dan istrinya Michelle sebagai kera. Video tersebut bahkan sempat menuai kritik tajam dari kalangan Demokrat dan Republik.

Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026

Sebelum akhirnya dihapus, pihak Gedung Putih awalnya membela video tersebut, sembari menyebut reaksi negatif itu sebagai "kemarahan palsu".

Obama yang berbicara dalam podcast berjudul: "Barack Obama BREAK SILENCE on Trump's ape video, Bad Bunny, and 2028 election" itu kini ditonton 3,8 juta views, mendapat 184 ribu likes, dan 23 ribu komentar.

Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China

Video yang dirilis Sabtu kemarin (14/2/2026) itu memuat perbincangan antara podcaster Brian Tyler Cohen dan Obama sebagai tamu.

Cohen dalam percakapan itu menanyakan banyak hal mulai dari arah kebijakan pemerintah AS di bawah nakhoda Trump, isu imigrasi, bea cukai dan lain.

Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel

Namun, yang menarik adalah ketika perbincangan mengarah pada pernyataan Trump terkait video rasis yang kontroversial itu.

Obama pun menjawab pertanyaan itu dengan menyebut bahwa mayoritas warga AS menganggap apa yang belakangan menyedot perhatian (soal masalah video kontroversial itu) terasa begitu mengganggu.

Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak Aman

Dirinya mengaku ketika berkeliling AS dan bertemu dengan masyarakat, mereka masih percaya pada kesopanan dan kebaikan.

"Dan yang benar adalah semacam tak ada rasa malu mengenai ini di antara orang-orang yang dulu merasa bahwa Anda harus punya semacam kesopanan dan rasa pantas serta rasa hormat terhadap jabatan, iya kan?...Itu sudah hilang," katanya.

Baca JugaInggris dalam Siaga Perang, Sebut Waktu Tinggal 1.000 Hari Lagi

Meski begitu, dalam pernyataan tersebut Obama tidak sekalipun menyinggung nama Trump. Red/HS

Tags: #amerika serikat #donald trump

Bagikan berita:

Berita Terkait