Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Orang Kepercayaan Xi Jinping Diselidiki Soal Isu Kudeta

S Samsuddin • 28 Jan 2026 • 0 komentar
Orang Kepercayaan Xi Jinping Diselidiki Soal Isu Kudeta

Putraindonews.com, Jakarta – Upaya penyisiran elite lingkar kekuasaan terus dilakukan di tengah kampanye panjang Presiden China, Xi Jinping untuk merombang pucuk pimpinan militer China yakni Tentara Pembebasan Rakyat (PCA).

Dalam aksi tersebut, seorang jenderal yang selama ini cukup dekat dengan Xi Jinping terpaksa diamankan setelah diduga terlibat pelanggaran berat disiplin dan hukum.

Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame

Jenderal yang sedang diselidiki tersebut yakni Jenderal Zhang Youxia yang tak lain menjabat Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (Central Military Commission/CMC).

Tidak hanya itu, Kementerian Pertahanan Nasional China pada Sabtu (24/1) juga menyebut Jenderal Liu Zhenli, anggota CMC sekaligus kepala Departemen Staf Gabungan PLA, ikut diselidiki. Namun, otoritas tidak menjelaskan secara rinci pelanggaran apa yang dituduhkan kepada kedua jenderal tersebut.

Baca JugaParlemen Malaysia Minta Prabowo Atasi Masalah Karhutla Menggunakan Bahasa Jawa

Kabar mengenai penyelidikan terhadap Zhang mengejutkan pubik di Tiongkok lantaran dirinya dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan Xi, yang telah dikenalnya selama puluhan tahun.

"Langkah ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah militer Tiongkok dan merupakan penghancuran total komando tinggi," kata Christopher K. Johnson, mantan analis CIA yang kini mengamati politik elite China, dikutip dari The New York Times, Senin (26/1).

Baca JugaEropa Bergolak, Demonstrasi Besar-Besaran Berlangsung di Albania

Dengan tersingkirnya Zhang Youxia dan Liu Zhenli, Komisi Militer Pusat kini hanya menyisakan dua anggota aktif, yakni Xi Jinping sebagai ketua, serta Jenderal Zhang Shengmin, pejabat yang selama ini memimpin proses pembersihan internal militer. Xi tercatat telah menyingkirkan lima dari enam jenderal yang ia tunjuk sendiri ke CMC pada 2022. Red/HS

Tags: #hukum #politik

Bagikan berita:

Berita Terkait