Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

PANRB Sebut Pertumbuhan Ekonomi Tidak Selalu Jadi Parameter Keberhasilan Sebuah Negara

S Samsuddin • 13 Dec 2024 • 0 komentar
PANRB Sebut Pertumbuhan Ekonomi Tidak Selalu Jadi Parameter Keberhasilan Sebuah Negara

Putraindonews.com, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyebut parameter keberhasilan sebuah negara tidak sekadar diukur dari pertumbuhan ekonominya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah negara juga dapat diukur dengan pelayanan publik yang memenuhi harapan maupun kebutuhan masyarakat secara adil, cepat, dan efisien.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Rini menjelaskan bahwa tolok ukur tersebut merupakan hal yang dipelajari Kementerian PANRB dari beberapa negara di dunia.

“Misalnya di Singapura. Singapura itu menggabungkan pelayanan fisik dengan pelayanan digital, dan ada optimalisasi sistem dengan lingkungan kerja yang lebih fleksibel,” katanya.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Kemudian, Korea Selatan. Menurut dia, konsistensi dalam mengadopsi teknologi informasi ke dalam setiap praktik, layanan, dan proses bisnis, dapat menjadi contoh.

“Kemudian kita lihat di Azerbaijan dan Georgia. Kami sering belajar kepada Azerbaijan dan Georgia. Kita lihat bahwa di Azerbaijan dan Georgia itu pelayanan bisa terintegrasi dari mulai pusat sampai ke daerah,” ujarnya.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa program mal pelayanan publik (MPP) yang telah ada sejak 2017 diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Konsep mal pelayanan publik ini dilakukan dengan menyatukan seluruh layanan yang ada di pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun layanan-layanan swasta. Ini kami kumpulkan ke dalam satu tempat,” jelasnya.

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Berdasarkan data Kementerian PANRB, sejak 2017 hingga 12 Desember 2024 telah terdapat 272 MPP di seluruh Indonesia. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait