Putraindonews.com, Jakarta – Media sosial akhir-akhir ini diramaikan dengan polemik seputar momentum Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menginjak kepala kerbau dalam prosesi adat saat safari politik di Lampung.
Aksi tersebut banyak yang memberikan penafsiran berbeda mulai dari bagian dari prosesi adat yang sakral, namun ada juga yang mengaitkan dengan simbol kepala Banteng yang merupakan logo partai PDI Perjuangan.
Baca JugaBEM UI Bersama Masyarakat Sipil Bakal Gelar Aksi 28 OktoberMerespons polemik tersebut, PDI Perjuangan cukup santai dan memandang bahwa kepala hewan yang diinjak bukanlan kepala Banteng yang menjadi simbol partai.
Sebagaimana ditegaskan Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun, bahwa hewan tersebut bukanlah banteng melainkan kerbau.
Baca JugaDua Anak Menteri Haji Mengundurkan Diri sebagai Tenaga Ahli"Bukan banteng. Kecuali yang diinjak kepala banteng, pasti kita berurusan," ungkap Komarudin kepada wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (29/6).
Menurutnya, momen tersebut tidak perlu disangkut pautkan dengan prosesi politik. Ia meminta agar keduanya perlu dibedakan dengan bijaksana.
Baca JugaPDIP Buka Komunikasi atas Ajakan PKS Tindak Lanjuti Ijazah Gibran"Jadi tidak perlu orang PDI Perjuangan menanggapi urusan itu," imbuhnya. Red/HS